Sayang, tahukah engkau?
Memilikimu, merasakan kehadiranmu dalam diriku
Adalah suatu kemustahilan yang terwujud indah
Subhanallah! Allahu Akbar! Betapa Allah swy. Mencintai kita, bukan?
Sayang, tahukah engkau?
Merengkuhmu dalam dekapanku
Adalah kenikmatan yang belum pernah kukecap
Kunikmati semua gerakanmu
Termasuk lezat air senimu
Dan harum kotoranmu
Saat itu kau hanya mengonsumsi ASI selama lima bulan penuh
Sayang, tahukah engkau?
Kelak besar nanti dunia mungkin tak lagi indah dalam pandanganmu
Namun akan tetap indah bila kau memakai kacamata iman
Jangan pernah biarkan hutan lebat terbakar lagi
Jangan pernah biarkan banjir besar merendam lagi
Jangan pernah biarkan lautan tercemar lagi
Jangan pernah biarkan jagad raya sunyi dari takbir memuji Ilahi Rabbi
Sayang, tahukah engkau?
Allah swt. Membekali kita dengan nikmat iman dan akal
Gunakanlah iman sebagai dasar dari semua perilaku
Bila iman terpatri dengan baik dalam iiwamu
Insya Allah, lautan kehidupan ini hanyalah setetes air yang perlu kau pahami
Sayang, tahukah engkau?
Kau akan sanggup memindahkan gunung dengan akalmu
Tapi tidak nafsumu
Kau akan sanggup menguras lautan
Tapi tidak nafsumu
Kau akan sanggup mengarungi semesta raya
Tapi tidak nafsumu
Sayang, tahukah engkau?
Hanya iman yang mampu menaklukkan nafsumu
Raihlah dengan iman
Keridhaan Ilahi Rabbi.
Honey, welcome to real world!
Raihlah Dengan Iman
07.49 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)







0 komentar:
Posting Komentar